Resume

Tips Penulisan Resume Agar Dilirik Perusahaan

Posted on

Sebelum melamar pekerjaan tentunya Anda harus melengkapi setiap persyaratan yang diajukan oleh perusahaan tersebut. Beberapa persyaratan tersebut adalah menyertakan resume atau yang biasa disebut dengan surat lamaran kerja. Pembuatan resume ini sangatlah penting karena dari resume itu perusahaan akan menilai apakah Anda layak diterima atau tidak.

Diluar sana mungkin ada banyak orang yang sedang melamar pekerjaan tetapi mereka kebanyakan tidak tahu cara membuat resume dengan benar. Akhirnya banyak orang yang ditolak karena tidak bisa membuat resume atau resume nya tidak diterima dengan baik oleh perusahaan. Sangat disayangkan apabila ada seseorang yang sangat mumpuni dalam suatu bidang dan akhirnya tidak diterima disuatu perusahaan karena gagal membuat resume.

Baca juga : H Sovereign Bali

Harapan seseorang pada saat melamar pekerjaan adalah segera diterima untuk bekerja, maka dari itu haruslah memenuhi salah satu persyaratan yaitu membuat resume. Ada beberapa tips ataupun langkah membuat resume yang benar. Hal ini perlu dilakukan agar Anda yang ingin melamar pekerjaan tidak mengalami kegagalan. Berikut cara membuat resume kerja yang baik dan benar untuk melamar pekerjaan.

Hobi dan Minat yang tidak relevan

Suka E-sports? Berkemah? Mengumpulkan koin? Berkebun? Setiap orang memiliki hobi, dan kebanyakan orang berpikir bahwa semakin unik hobi itu, semakin menonjolkan mereka dari kandidat lain. Tetapi HRD suatu perusahaan tidak peduli tentang bagaimana Anda menghabiskan waktu luang Anda. Mereka memiliki tenggat waktu dan banyak resume untuk ditinjau, dan saat ini, mereka hanya fokus untuk menemukan kandidat yang memenuhi persyaratan. Tentu saja tidak apa-apa untuk memasukkan hobi Anda jika itu terkait dengan posisi yang Anda lamar. Jika itu pekerjaan keuangan, misalnya, menyebutkan bahwa Anda suka mencoba-coba investasi cryptocurrency dapat dilihat sebagai nilai tambah. Tetapi jika Anda mencoba untuk mendapatkan peran asisten peneliti medis, jangan repot-repot untuk menulis hobi dan minat.

Terlalu banyak soft skills

Anda pasti berpikir, Tapi bukankah soft skill itu bagus? Ya, tetapi sampai batas tertentu. Terlalu banyak kandidat yang berlebihan dengan soft skill, dan HRD sangat menyadari taktik umum ini, jadi Anda mungkin kehilangan kredibilitas ketika mulai mendaftar terlalu banyak. Lebih baik menuliskan kemampuan yang menonjolkan nilai jual diri Anda. Untuk soft skill yang Anda sertakan, pastikan itu ditunjukkan dan tidak hanya dinyatakan. Alih-alih hanya mengatakan Anda pandai multitasking, misalnya, lebih baik untuk memasukkan sesuatu seperti, “Memimpin banyak proyek dari awal hingga selesai, atau menghasilkan peningkatan X% dalam X.”

Penggunaan Email

Mempekerjakan sebagai manajer menginginkan kandidat yang setidaknya paham teknologi dan itu berarti tidak memiliki alamat email dari akun lama seperti AOL atau Hotmail. Jika ragu, tetap gunakan alamat Gmail atau Outlook.

Pengalaman Pekerjaan

Kecuali Anda lulusan baru atau eksekutif senior dengan pengalaman puluhan tahun, Anda harus memasukkan setidaknya empat atau lima posisi yang rentangnya tidak lebih dari 10 hingga 15 tahun. Semakin lama posisinya (kecuali jika berada di perusahaan besar, terkenal, atau terkait erat dengan pekerjaan yang Anda inginkan), semakin sedikit manajer perekrutan yang akan mempedulikannya. Daripada menyelami pengalaman kerja yang sudah ketinggalan zaman, gunakan ruang resume yang berharga itu untuk menyempurnakan detail pekerjaan dan pencapaian terbaru Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *